Autor: LP@DV
-
Mengapa WALHI Tuntut Pemulihan DAS Kuantan Tercemar Merkuri Tambang?
Krisis pencemaran air di berbagai daerah aliran sungai akibat masuknya bahan kimia berbahaya kini telah mencapai tahap yang sangat mengkhawatirkan. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia secara tegas menuntut segera dilakukannya Pemulihan DAS Kuantan Tercemar Merkuri yang diakibatkan oleh maraknya aktivitas penambangan emas tanpa izin. Kandungan logam berat tersebut telah merusak ekosistem perairan dan mengancam keselamatan kesehatan…
-
Bagaimana WALHI Hadapi Potensi Eksploitasi Masif Akibat Revisi UU Minerba?
Perubahan regulasi di sektor pertambangan mineral dan batubara sering kali memicu polemik panjang karena dinilai lebih memihak kepentingan investasi korporasi ketimbang kelestarian lingkungan. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia mengambil sikap tegas dan terstruktur dalam merespons ancaman Eksploitasi Masif Revisi UU Minerba yang disahkan pemerintah bersama dewan perwakilan rakyat. Regulasi baru tersebut dikhawatirkan melonggarkan pengawasan dan memperluas…
-
Apakah WALHI Nilai Jembatan Selat Sunda Ancam Ekosistem Laut dan Nelayan?
Wacana pembangunan mega proyek infrastruktur penghubung antar-pulau terbesar di Nusantara kembali memicu perdebatan panjang di kalangan pemerhati lingkungan dan masyarakat pesisir. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia secara kritis menilai bahwa rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda Ancam Ekosistem laut serta mengancam sumber penghidupan jutaan warga pesisir. Proyek raksasa tersebut dikhawatirkan mengubah arus laut secara permanen, merusak terumbu…